Sunday, 24 December 2017

Saham forex halal atau haram


Seperti yang telah diajar oleh junjungan mulia Rasulullah SAW, semilhas por sepuluh rezeki itu datangnya dari perniagaan. Forex merupakan satu daripada cabang perniagaan yang boleh dadosburi dan yakinlah perniagaan forex ini adalah HALAL Namun begitu ada beberapa syarat yang perlu dipatuhi oleh TRADER supaya tidak terjerumus dalam perniagaan RIBA. SYARAT-SYARAT FOREX YANG DIBENARKAN Benar, memang FOREX matawang adalah diharuskan, tetapi keharusannya tertakluk kepada sejauh mana ia menurut garis panduan yang dikeluarkan dari hadith Nabi yang sohih. Iaitu: - Dalam menukar wang dengan wang, Nabi telah menyebut garis panduan yang mesti dipatuhi iaitu. Ditukar (serah dan terima) dalam waktu yang sama ia disebut dalam hadis sebagai yadan bi yadin. Dalam bahasa Inggerisnya adalah no local. Ia datang dari hadis:. . . . . . 1611. . 1611. Ertinya. Emas dengan Emas (ditukar atau diniagakan). Perak dengan perak, gandum dengan gandum, tamar dengan tamar, garam dengan garam mestilah sama timbangan dan sukatannya, dan ditukar secara terus (pada satu masa) dan sekiranya berlainan jenis, maka berjual-belilah kamu sebagaimana yang disukai (Riwayat Muslim, no 4039 não Hadith 119). FOREX dalam matawang yang tidak menjaga syarat ini akan menjadi Riba Nasiah. Ini kerana kebanyakan FOREX yang dijalankan oleh institusi Konvalsional adalah 8216Forward FOREX atau Forex yang menggunakan 8216Value para a frente (nilai masa hadapan) yang mempunyai tergolong dalam Riba Nasiah. Forex yang menggunakan nilai 8216Forward ini sememangnya diketahui mampu menghasilkan untung yang lebih berbanding spot dalam kebanyakan keadaan jika tepat penggunaannya. Mestilah terdapat serah terima atau disebut qabadh dalam Islam secara benar hakiki atau hukmi pada waktu yang sama. Sila tonton video klip ceramah Ust. Hj. Zaharuddin Hj. Abd. Rahman mengenai hukum forex. Saya sering bertanya dan ditanya mengenai hukum trading saham dalam pandangan Islam. Kebetulan saya mendapatkan jawaban yang simples dan mudah dicerna seperti yang dikutip dari nurse-stock. blogspot berikut ini: Main Saham Riba. Kebetulan ada teman saya di Rigae, yang tertarik dengan tradinginvestasi saham. Namun teman tersebut masih ragu tentang hukum halalharamnya saham. Sebenarnya saya sendiri agak enggan menjawabnya, karena memang bukan kapasitas saya menjawab pertanyaan tersebut. Saya simple saja menjawab. Kalau teman saya itu masih ragu, saya menganjurkan mencarinya dan mempelajarinya. Jangan apriori dan langsung men-judgment, sebelum menemukan sendiri jawabannya. Kebetulan saya menemukan saat browsing, ada seorang anak muda bernama adzan di blognya. Silahkan saja coba dipelajari. Penanya (P) sedang berdiskusi dengan saya Adzan (A) P. Mas Adzan, principal saham itu haram apa halal A. Tergantung apa yang bapak telah ketahui tentang dunia saham P. Loh kok gitu A. Iya, selama jual beli itu dihalalkan Allah, Selama itu pula saham halal P. Loh saham bukannya riba A. Riba nya dimana pak P. Gak tau hehehe. Makanya saya nanya A. Sama aja kayak saya bilang ar putih itu haram, karena air putih memabukan. Tapi saya sendiri ga pernah liat air putih, ga pernah belajar tentang air putih, cuma denger kata orang aja hehehe P. Tapi kan beli saham ga ada barangnya A. Ada kok. Malah ada dividem nya. Sekarang kayak bapak beli website atau software. Apa ada barangnya P. Iya juga sih. Mmm. Bukannya saham itu spekulasi ya berarti sama aja judi donk A. Hehehe. Definitivamente, spekulasi apa pak P. Ya kita ga tau gimana kedepannya A. Okay. Bapak punya pernah beli franquia P. Pernah A. Apakah bauak tau di awal bahwa investasi franquia bapak PASTI menguntungkan apakah bapak bisa MEMASTIKAN P. Ya tidak lah A. Bapak bukannya pernah beli usaha bengkel punya orang kan P. betul A. Berarti bapak Spekulasi donk karena ga tau masa depannya P. Ya engga donk, kan ada pembukuannya. Paling tidak ada pendekatan untuk previsão A. Nah begitu juga dengan saham. Saham itu kita investasi dengan membeli saham sebuah perusahaan. Se simples itu kan P. Bukannya one-zero game ya ada yang menang dan ada yang kalah klo kita untung ya pasti karena orang lain rugi A. Kata siapa pak. Sekarang kalo bursa saham lagi naik (bullish), semua orang untung kok. Ga ada yang kalah. Nah Lho .. P. Tapi kan vendem a venda haram bukan A. Yak bener. Nao itu tau short selling. Sama aja ibaratnya kayak jual beli konvensional. Ada kan jual beli sistem ijon atau riba nah ijon atau riba itu haram, tapi kan bukan lantas semua jual-beli itu disebut haram. P. Loh vendido a descoberto bukannya beli pagi trus jual sore A. Gubrak. Bukan pak. Makanya banyak belajar tentang saham atuh. Venda curta itu berspekulasi dengan menjual saham milik orang lain, untuk di leverage from dikembalikan lagi. Disini kata SPEKULASI nya yang ditekankan. Karena kita ga tau harga saham yang dipinjam akan naik atau turun A. Nah klo beli pagi jual sore diharamin mah kasian tukang sayur atuh pak. Tukang sayur malah lebih parah, beli pagi (subuh) trus jualnya pagi lagi (sampai jam 10). Itu malah lebih parah dari beli pagi jual sore ya ga hehehee P. Bener juga yak A. Nah yang ga boleh itu turunan nya, seperti Futuros, Garantia, Opção, Venda curta yang tadi, Margem de negociação, Índice, Forex, dan lain-lain . Sama aja kayak di jual beli konvensional kita, ga boleh ijon, ga boleh riba, dan lain lain P. Loh Forex haram ya A. Ya setau saya sih di Islam ga boleh memperdagangkan mata uang. Ada dua hukum uang, tidak boleh diperjualbelikan sesamanya, dan tidak boleh disewakan. Karena itu riba B. Lah kalo kita mau ke luar negeri gimana donk A. ya itu mah darurat atuh. Emang kondisi jaman yang ga memungkinkan. Kayak uang kertas aja, sebenernya uang kertas itu riba. Islam cuma mengenal mata uang berbentuk dinar dirham (emas dan perak) yang klo kita terapin maka ga bakal pernah ada istilah krisis moneter. A. Itu mah diluar kekuasaan kita pak. P. Lalu apa itu Futuros, Warrant, Opção, Margem de negociação, Índice, Forex A. Dats para você descobrir) P. Oke deh makasih mas A. U r quase welkam Berikut saya lampirkan tanya jawab dari syariahonline syariahonlinenewindex. phpid4cn23915 Dalam pembahasan Sebelumnya Ustadz telah menerangkan bahwa investasi itu adalah halal, asal investasinya mudharabah dan bukan riba. Saat ini saya telah membeli beberapa lembar saham di bursa. Aa hukumnya perdagangan bursa saham Apakah bursa saham itu dapat dianalogikan dengan jual beli tanah atau properti Mengingat rata-rata para pemilik saham akan menjual sahamnya saat nilainya menguntungkan. Assalamu alaikum wr. wb. Semoga Allah mencurahkan rahmat dan petunjuk-Nya kepada kita semua. Saudara Eko, menanamkan uang pada sebuah bisnis perlu diperhatikan beberapa hal yang utama ágar jangan sampai kita terkena imbas yang mengharamkan. Pada dasarnya berinvestasi itu halal, yang membuatnya menjadi haram adalah bila terdapat beberapa faktor, misalnya: 1. Investasi Dengan Sistem Bunga Interesse Di bursa saham itu harus anda pastikan bahwa sistem investasinya adalah investasi mudharabah, yaitu investasi bagi hasil. Bukan sistem riba yang membungakan uang. Sebab bila investasi itu menggunakan pembungaan uang, maka hukumnya menjadi haram oleh sebab akadnya yang ribawi itu. 2. Investasi Pada Bidang Yang Halal Anda juga pastikan bahwa investasinya pada perusahaan yang halal, baik produknya maupun metode pengembangan usahanya. Maka bila perusahaannya itu memproduksi babi, makanan haram, prostitusi, obat-obatan narkotika dan sejenisnya, maka investasi di bursa saham itu chatice ikut haram. 3. Menghindari Investasi Yang Bersifat Spekulasi Investasi dengan cara spekulasi yaitu sikap gamblingjudi atau untung-untungan untuk mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya seraya merugikan investidor lainnya. Spekulasi ini dilakukan antara lain melalui margem de negociação, venda a descoberto e opção de ganho de capital dengan mengharapkan. Namun demikian tidak semua harapan keuntungan melalui ganho de capital dapat dikategorikan termasuk spekulasi. Negociação de margem de Sedangkan, oferta curta e opção dilarang karena Islam tidak memperbolehkan seseorang menjual sesuatu yang tidak ada padanyatidak dimilikinya. Selain itu ada larangan berbisnis dengan cara untung-untungan Wallahu Alam Bish-shawab. Wassalamu alaikum wr. wb. Demikian semoga berguna dikutip da Investasikan Dunia Mu Untuk Akherat Mu

No comments:

Post a Comment